Loading....

Best way To Present Climate News – According to AI*

Two weeks sitting next to great CNN training veteran John Gregory Mastrini I started to experiment few things on AI. This one comes from Perplexity, an App that gives you answers with reference. This is what it says when asked “what is the best way to present climate news”:

  1. Make it relevant: Audiences are more interested in climate change news when they can clearly see the negative effects of extreme weather where they live1. Therefore, it is important to make climate change stories feel more relevant to the audience. One way to do this is to focus on local impacts and how they affect people’s daily lives2.
  2. Use clear stories and engaging visuals: Environmental documentaries provide clear stories and engaging visuals that help audiences connect with what is a very large and sometimes abstract story1. Journalists can use similar techniques to make climate change stories more accessible and engaging.
  3. Avoid over-sensationalizing: Climate stories have to worry and concern the reader, while not over sensationalizing coverage and making the reader become news avoidant2. Therefore, it is important to strike a balance between informing the audience about the severity of the issue and avoiding alarmism.
  4. Quote scientists: Stories benefit from quoting scientists in particular as they are highly trusted and can lead to more credibility for a story2.
  5. Use visuals: People pay far more attention to television when it comes to climate change than to other forms of media, perhaps reflecting the power of the moving image to stir our emotions4. Therefore, using visuals such as photos, videos, and infographics can help to make climate change stories more engaging.
  6. Provide actionable information: Action – and, therefore, credible information to inform it – is needed before disaster1. Therefore, it is important to provide actionable information that can help people to take steps to mitigate the effects of climate change.
  7. Avoid misinformation: Misinformation on climate change is a problem3. Therefore, it is important to fact-check information and avoid spreading false or misleading information.

All references look solid: Reuters Institute for the Study of Journalism United Nations and International Journalists’​ Network (IJNet)

So I guess next question is: how long until AI started writing all of our news now?

*this post is written for Indonesian Journalists For Climate with AI illustration photo from Tara Winstead on Pexels.com


Cara Terbaik Memberitakan Berita Iklim – Menurut AI

Dua minggu duduk di samping trainer veteran CNN, John Gregory Mastrini, saya mulai bereksperimen dengan AI. Yang ini Perplexity, sebuah Apps yang menjawab pertanyaan dengan memberi referensi sumber. Inilah jawabannya ketika ditanya “apa cara terbaik untuk menyajikan berita iklim”:

1 Bikin beritanya relevan: audiens lebih tertarik dengan berita perubahan iklim ketika mereka dapat melihat dengan jelas dampak negatif cuaca ekstrem di tempat mereka tinggal1. Oleh karena itu, penting untuk membuat cerita perubahan iklim terasa lebih relevan bagi audiens. Salah satu cara untuk melakukan hal ini adalah dengan fokus pada dampak lokal dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari2.

2 Gunakan story yang jelas dan visual yang menarik: film dokumenter lingkungan bercerita dengan jelas dan visual yang menarik yang membantu penonton terhubung dengan isu yang luas dan kadang abstrak1. Jurnalis dapat menggunakan teknik serupa sehingga berita iklim jadi lebih mudah diakses dan menarik.

3 Hindari pemberitaan sensasional: berita iklim kerap membuat pembaca khawatir dan prihatin, namun penting menghindari liputan yang terlalu sensasional sehingga membuat publik enggan mengkonsumsi berita2. Penting mencarai keseimbangan antara mengedukasi masyarakat tentang gawatnya isu iklim tapi tidak menakut-nakuti.

4 Menyambungkan dengan suara Ilmuwan: ilmuwan penting didengarkan karena mereka terpecaya dan ampuh untuk menaikkan kredibilitas liputan2.

5 Gunakan media visual: konsumen berita umumnya lebih memperhatikan konten siaran televisi dalam isu perubahan iklim dibanding pada platform media lainnya. Hal ini mungkin karena kekuatan gambar bergerak untuk menggerakkan emosi pemirsanya4. Karena itu penggunaan visual seperti foto, video, dan infografis dapat membantu membuat liputan perubahan iklim menjadi lebih menarik.

6 Memberi informasi tindakan aksi nyata: aksi nyata sangat penting dilakukan sebagai mitigasi sebelum terjadinya bencana1. Oleh karena itu, penting untuk memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti yang dapat membantu masyarakat mengambil langkah-langkah mitigasi dampak perubahan iklim.

7 Waspada informasi sesat: berita sesat soal perubahan iklim jadi masalah serius3. Oleh karena itu, penting memastikan fakta informasi dan menghindari penyebaran informasi yang palsu atau menyesatkan.

Semua referensi untuk poin-poin di atas adalah sumber yang solid: Reuters Institute for the Study of Journalism United Nations and International Journalists’​ Network (IJNet)

Jadi pertanyaan relevan selanjutnya adalah: berapa lama lagi sampai AI bisa menulis semua berita kita sekarang?

*postingan ini ditulis untuk IJ4C dengan foto ilustrasi AI dari Tara Winstead di Pexels.com

Tinggalkan Balasan

Back To Top

Eksplorasi konten lain dari Indonesian Journalist for Climate

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Eksplorasi konten lain dari Indonesian Journalist for Climate

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca